Apa yang harus saya tulis?
Zinsser, memulai menulis karena ia tahu bahwa ada (problem) penulis yang harus diselesaikan. Lalu, dia menyampaikan pemikirannya, melalui beberapa (solusi) dalam bentuk buku fisik (produk).
You write because you have something to say. Scott Fitzgerald.
**
Saya pernah menyampaikan pesan ke anak perempuan saya dan berbincang ringan mengenai topik yang acak seperti filosofi mengenai suatu proses, bahwa proses pertumbuhan dan keberhasilan setiap orang itu beda-beda, ada banyak sekali faktor yang memengaruhi dibaliknya. Saat Dira besar nanti dan melihat teman lainnya ada yang menggunakan fasilitas bagus seperti sepatu bagus, diantar pakai mobil, ia meraih ranking 1 di kelas, ada teman yang jago matematika sedangkan kamu masih harus berusaha mengingat beberapa rumus perkalian. Dira harus ingat bahwa apa yang teman Dira alami itu tidak boleh dibandingkan dengan apa yang dira alami saat ini. Saya menjelaskan hal itu supaya dia tidak membandingkan dirinya dengan teman yang lainnya hanya dari apa yang dia lihat.
Di lain waktu saya pernah memberi gambaran mengenai suatu proses matangnya buah. Ada yang matang lebih awal, ada yang tepat pada waktunya, namun ada juga yang malah gugur dan jatuh ke tanah saat ia masih berwujud bakal buah. Saya menyampaikan ke dia bahwa ada juga sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan. Karena hanya Allah yang menguasai semua mahluknya. Yang masih bisa kita lakukan adalah terus berusaha sebaik mungkin menjalani proses itu dan biarkan Allah yang memberikan kita hasil terbaik menurutnya. Untuk itu kita harus sering-sering berdoa.
Saya juga sering mengingatkan dia untuk tidak berlebihan memainkan Tab. Ia saya amati terlalu lama membuka pinterest, dan seperti kebiasaan saya kalau sudah membuka instagram, tenggelam jauh diantara konten-konten berdurasi pendek yang tidak memberi dampak signifikan melalui tombol explore yang membuat lebih banyak waktu terbuang.
Baru kemarin sore saya meminta dia untuk memaksakan diri membaca buku supaya terbiasa dengan bacaan-bacaan dengan kalimat panjang sehingga dia bisa memahami sesuatu dengan lebih baik. "Mudeng atau belum, paksa saja saya bilang." Baca juga buku fiksi! Saya menyarankan dia untuk membaca The Alchemist, namun ia malah memilih The Old Man and the Sea-nya Ernest. Namun, itu tetap membuat saya senang karena dia mengikuti apa kata saya, saya merasa dihormati sebagai seorang ayah, meski saya kurang suka dengan cara dia membaca yang sambil tiduran.
Semalam, saya juga memaksa dia untuk menuliskan diary, karena setelah saya sampaikan sesuatu kepadanya dan saya minta dia untuk menyampaikan ulang kepada saya apa yang dia dapat, dia sedikit kurang cepat dalam memberikan. Saya pikir, menulis di buku diary akan membuat dia terlatih dalam mengungkapkan perasaannya, dan dia akan menjadi lebih lancar dalam berbicara. Saya ingat begitu kata pak As. Laksana di kelas menulis untuk meditasi.
Dia lalu membuka almari, mengambil buku diary kecil segenggaman tangan, dan sebuah pulpen faster C-600. Namun pulpen itu saya minta kembali, karena itu pulpen saya dan akan saya gunakan untuk membuat bulatan kata-kata yang penting di buku yang akan saya baca malam ini. Ia akhirnya menggunakan penanya sendiri. Terus, saat pagi-pagi ketika dia akan berangkat ke sekolah saya tanya. Apa sudah menulis buku diary semalam? Dia menjawab telah menulis sebanyak satu setengah halaman. Lalu, saya sangat senang mendengarnya dan saya ucapkan terimakasih. Mudah-mudahan kamu konsisten dan mendapatkan perubahan yang lebih baik.
Saya pikir, jika ada ayah lain yang menyampaikan sesuatu (kebaikan, nasihat baik) kepada anaknya, kemudian anak itu melakukannya. Mereka sebagai ayah akan sangat senang juga. Karena melakukan itu berat, ia selangkah lebih baik dari mengetahui. Bayangkan, jika Anda menyampaikan sesuatu kepada anak yang Anda sayangi dengan maksud ingin menjaganya atau menumbuhkannya dan si anak berkata "tidak mau" atau "tidak" tentu itu akan membuat Anda sedih dan kecewa. Nah, apakah hal ini termasuk dari yang kamu maksud dengan "You write because you have something to say?" Itu saya sampaikan langsung ke anak saya, namun belum saya tuliskan.
Jika saya tulis mungkin akan ada pembaca yang setuju, terbantu, atau mungkin tidak setuju, atau mungkin setuju dan menambahkan beberapa penjelasan pelengkap.
https://bookmarketingbestsellers.com/wp-content/uploads/F-Scott-Fitzgerald-on-writing-.jpgSaya ingin kamu menjawab apa yang saya tuliskan barusan, Scott. Supaya saya bisa meneruskan tulisan-tulisan saya selanjutnya.

Posting Komentar untuk "Apa yang harus saya tulis?"
Posting Komentar